Kamis, 26 Maret 2015
Bila Al Qur’an bisa bicara
“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.”
(QS Al A’raaf [7] : 36).
Bila Al Qur’an bisa bicara !
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…..
Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selama melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu
Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari lagi aku….
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu….dulu sekali…
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos…
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan biarkan aku sendiri….
Dalam bisu dan sepi….
Akhirnya Aku Berhenti Menjadi Wanita Karir
Aku menunggu teman yang menjemputku
di masjid seusai ashar. Kulihat seseorang yang berpakaian rapi, berjilbab dan
tertutup sedang duduk disamping masjid. Kelihatannya ia sedang menunggu
seseorang juga. Aku mencoba menegurnya dan duduk disampingnya, mengucapkan
salam, sembari berkenalan.
Dan akhirnya pembicaraan sampai pula pada pertanyaan itu. “Anti sudah menikah?”.
“Belum”, jawabku datar.
Kemudian wanita berjubah panjang (Akhwat) itu bertanya lagi “kenapa?”
Pertanyaan yang hanya bisa ku jawab dengan senyuman. Ingin kujawab karena masih hendak melanjutkan pendidikan, tapi rasanya itu bukan alasan.
“Mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya.
“Menunggu suami” jawabnya pendek.
Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya-tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya kuberanikan juga untuk bertanya “Mbak kerja di mana?”
Entah keyakinan apa yang membuatku demikian yakin jika mbak ini memang seorang wanita pekerja, padahal setahu ku, akhwat-akhwat seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati.
“Kenapa?” tanyaku lagi.
Dia hanya tersenyum dan menjawab “karena inilah PINTU AWAL kita wanita karir yang bisa membuat kita lebih hormat pada suami” jawabnya tegas.
Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum.
Saudariku, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah hanya ingin didatangi oleh laki-laki yang baik-baik dan sholeh saja.
“Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ?
Waktu itu jam 7 malam, suami saya menjemput saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Setibanya dirumah, mungkin hanya istirahat yang terlintas dibenak kami wanita karir. Ya, Saya akui saya sungguh capek sekali ukhty. Dan kebetulan saat itu suami juga bilang jika dia masuk angin dan kepalanya pusing. Celakanya rasa pusing itu juga menyerang saya. Berbeda dengan saya, suami saya hanya minta diambilkan air putih untuk minum, tapi saya malah berkata, “abi, umi pusing nih, ambil sendiri lah !!”.
Pusing membuat saya tertidur hingga lupa sholat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat sholat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya.
Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya (kami memang berkomitmen untuk tidak memiliki khodimah)? Terlihat lagi semua baju kotor telah di cuci. Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini? Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga.
Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi demam, tinggi sekali panasnya. Saya teringat perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air putih saja saya membantahnya. Air mata ini menetes, air mata karena telah melupakan hak-hak suami saya.”
Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yang di usapnya.
“Kamu tahu berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700 rb/bulan. Sepersepuluh dari gaji saya sebulan. Malam itu saya benar-benar merasa sangat durhaka pada suami saya.
Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya dengan ikhlas dari lubuk hatinya. Setiap kali memberikan hasil jualannya, ia selalu berkata “Umi, ini ada titipan rezeki dari Allah, di ambil ya buat keperluan kita, dan tidak banyak jumlahnya, mudah-mudahan Umi ridho”, begitulah katanya. Saat itu saya baru merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong dan durhaka pada nafkah yang diberikan suami saya, dan saya yakin hampir tidak ada wanita karir yang selamat dari fitnah ini.
“Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu sering begitu susah jika tanpa harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya" Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara.
“Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua, dan saudara-saudara saya justru tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Sesuai dugaan saya, mereka malah membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan yang lain.”
Aku masih terdiam, bisu mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan.
“Kak, bukankah kita harus memikirkan masa depan ? Kita kerja juga kan untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini mahal. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah.
Salah kakak juga sih, kalo mau jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali mengalir, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat.
“Anti tau, saya hanya bisa menangis saat itu. Saya menangis bukan karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, Demi Allah bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya sudah dipandang rendah olehnya”.
Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, padahal saat itu orang tersebut belum mempunyai pekerjaan ?
Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah di hadapannya hanya karena sebuah pekerjaaan ?
Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya.
Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya.
Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya.
Saya berharap dengan begitu saya tak lagi membantah perintah suami saya. Mudah-mudahan saya juga ridho atas besarnya nafkah itu. Saya bangga dengan pekerjaan suami saya ukhty, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan seperti itu.
Disaat kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tetapi suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya.
“Suatu saat jika anti mendapatkan suami seperti suami saya, anti tak perlu malu untuk menceritakan pekerjaan suami anti pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku. Mengambil tas laptopnya, bergegas ingin meninggalkanku.
Kulihat dari kejauhan seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, wanita itu meninggalkanku. Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho.
Ya Allah….
Sekarang giliran aku yang menangis. Hari ini aku dapat pelajaran paling berkesan dalam hidupku. Pelajaran yang membuatku menghapus sosok pangeran kaya yang ada dalam benakku..Subhanallah..Walhamdulillah..Wa Laa ilaaha illallah...Allahu Akbar.
Dan akhirnya pembicaraan sampai pula pada pertanyaan itu. “Anti sudah menikah?”.
“Belum”, jawabku datar.
Kemudian wanita berjubah panjang (Akhwat) itu bertanya lagi “kenapa?”
Pertanyaan yang hanya bisa ku jawab dengan senyuman. Ingin kujawab karena masih hendak melanjutkan pendidikan, tapi rasanya itu bukan alasan.
“Mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya.
“Menunggu suami” jawabnya pendek.
Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya-tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya kuberanikan juga untuk bertanya “Mbak kerja di mana?”
Entah keyakinan apa yang membuatku demikian yakin jika mbak ini memang seorang wanita pekerja, padahal setahu ku, akhwat-akhwat seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati.
“Kenapa?” tanyaku lagi.
Dia hanya tersenyum dan menjawab “karena inilah PINTU AWAL kita wanita karir yang bisa membuat kita lebih hormat pada suami” jawabnya tegas.
Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum.
Saudariku, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah hanya ingin didatangi oleh laki-laki yang baik-baik dan sholeh saja.
“Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ?
Waktu itu jam 7 malam, suami saya menjemput saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Setibanya dirumah, mungkin hanya istirahat yang terlintas dibenak kami wanita karir. Ya, Saya akui saya sungguh capek sekali ukhty. Dan kebetulan saat itu suami juga bilang jika dia masuk angin dan kepalanya pusing. Celakanya rasa pusing itu juga menyerang saya. Berbeda dengan saya, suami saya hanya minta diambilkan air putih untuk minum, tapi saya malah berkata, “abi, umi pusing nih, ambil sendiri lah !!”.
Pusing membuat saya tertidur hingga lupa sholat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat sholat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya.
Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya (kami memang berkomitmen untuk tidak memiliki khodimah)? Terlihat lagi semua baju kotor telah di cuci. Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini? Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga.
Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi demam, tinggi sekali panasnya. Saya teringat perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air putih saja saya membantahnya. Air mata ini menetes, air mata karena telah melupakan hak-hak suami saya.”
Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yang di usapnya.
“Kamu tahu berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700 rb/bulan. Sepersepuluh dari gaji saya sebulan. Malam itu saya benar-benar merasa sangat durhaka pada suami saya.
Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya dengan ikhlas dari lubuk hatinya. Setiap kali memberikan hasil jualannya, ia selalu berkata “Umi, ini ada titipan rezeki dari Allah, di ambil ya buat keperluan kita, dan tidak banyak jumlahnya, mudah-mudahan Umi ridho”, begitulah katanya. Saat itu saya baru merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong dan durhaka pada nafkah yang diberikan suami saya, dan saya yakin hampir tidak ada wanita karir yang selamat dari fitnah ini.
“Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu sering begitu susah jika tanpa harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya" Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara.
“Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua, dan saudara-saudara saya justru tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Sesuai dugaan saya, mereka malah membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan yang lain.”
Aku masih terdiam, bisu mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan.
“Kak, bukankah kita harus memikirkan masa depan ? Kita kerja juga kan untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini mahal. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah.
Salah kakak juga sih, kalo mau jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali mengalir, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat.
“Anti tau, saya hanya bisa menangis saat itu. Saya menangis bukan karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, Demi Allah bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya sudah dipandang rendah olehnya”.
Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya ?
Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, padahal saat itu orang tersebut belum mempunyai pekerjaan ?
Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah di hadapannya hanya karena sebuah pekerjaaan ?
Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya.
Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya.
Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya.
Saya berharap dengan begitu saya tak lagi membantah perintah suami saya. Mudah-mudahan saya juga ridho atas besarnya nafkah itu. Saya bangga dengan pekerjaan suami saya ukhty, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan seperti itu.
Disaat kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tetapi suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya.
“Suatu saat jika anti mendapatkan suami seperti suami saya, anti tak perlu malu untuk menceritakan pekerjaan suami anti pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku. Mengambil tas laptopnya, bergegas ingin meninggalkanku.
Kulihat dari kejauhan seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, wanita itu meninggalkanku. Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho.
Ya Allah….
Sekarang giliran aku yang menangis. Hari ini aku dapat pelajaran paling berkesan dalam hidupku. Pelajaran yang membuatku menghapus sosok pangeran kaya yang ada dalam benakku..Subhanallah..Walhamdulillah..Wa Laa ilaaha illallah...Allahu Akbar.
AMALAN DAN DOA MENGUSIR JIN
Berdasarkan
kisah di dalam Al-Quran, jin juga telah membuat Nabi Ayyub menjadi sangat
menderita di masa lalu dan melalui pembacaaan doa-doa permohonan yang terus -menerus (yang akan kami jelaskan berikut). Nabi
Ayyub berhasil menyelamatkan dirinya dari
penindasan setan dari kalangan jin yang berlangsung terus-menerus ini.
Ayat Kursi
(Al-Baqarah:255) dan Qul A’udzu (Katakan: Aku berlindung, [dalam surat al-Falaq
dan an-Nas]) telah menyediakan sarana bagi umat Islam untuk mengangkat ruh
mereka ke tingkat-tingkat kesadaran yang lebih tinggi sehingga mereka dapat
dengan mudah melindungi diri mereka dari gangguan Jin.
DOA MOHON
PERLINDUNGAN
رَبَّهُ
أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ | رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ
هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِوَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ | وَحِفْظاً مِّن
كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ
Rabbi
Annii Massaniya as-SYaithoonu binusybin Wa Adaba, Rabbi A’udzu bika min
Hamazaati-s-Syayaathiini, Wa A’udzu bika Rabbi an Yakhdurun. Wa khifzhon min
kulli Syaithoonin Maarid. (Q.S. Shaad:41; al-Mu’minuun:97-98; Shaffaat:7)
Artinya :
“Sesungguhnya,
aku diganggu setan dengan penuh ketidaknyamanan dan penderitaan!(41). Ya
Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan-setan(97). Dan
aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka
kepadaku(98)…dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang
paling durhaka.
Efek jika
doa ini diarahkan pada orang-orang yang berada dalam pengaruh kuat jin
Jika Anda
membaca doa permohonan ini pada orang-orang yang berada di bawah pengaruh setan
, maka akan Anda lihat kemudian jin-jin yang mengontrol mereka tidak punya
pilihan lain selain menghindar dan menjauh .
Jika
tidak, orang yang terlibat (dikuasai jin) itu akan menjadi basah kuyup oleh
derasnya keringat yang bercucuran, merasa tidak nyaman dan sangat menderita dan
dia akan kehilangan kekuatan artikulasi (pengucapan). Pada saat dia hendak
berbicara, dia malah akan berkomat-kamit menggumamkan kata-kata yang tidak
jelas atau tidak ada maknanya sama sekali.
Cara
menyembuhkan orang yang kerasukan jin
Jika
niatnya adalah untuk memohon perlindungan bagi orang yang kerasukan jin itu dan
yang berada di bawah pengaruh kuat jin, maka pembacaan doa permohonan ini yang
telah disebutkan dalam al-Quran terhadap yang kerasukan itu dilakukan oleh
beberapa orang shaleh yang duduk melingkar di sekelilingnya dan membacanya
secara simultan (serentak) sebanyak mungkin kali
adalah sangat dianjurkan. Jika mungkin, dianjurkan juga melanjutkan pembacaan
doa seperti ini 3 kali setiap hari.
Efek
pembacaan doa ini jika diarahkan terhadap diri sendiri
Jika
seseorang membaca doa ini untuk kepentingan melindungi diri sendiri, maka
setelah mendzikirkannya/membacanya sebanyak puluhan kali bahkan lebih (sebanyak
dan semampunya), dia kemudian akan menjadi sangat tegang dan merasakan suhu
tubuhnya naik. Selanjutnya, dia merasa sangat mengantuk, dan sebagai akibatnya,
dia menghentikan dzikirnya jika tidak kuat menahan godaan.
Atau ada
kemungkinan lain, seperti dia akan menampilkan tindakan-tindakan liar dan
kasar. Ini karena dia berada dalam pengaruh jin yang mengirim impuls-impuls
(rangsangan untuk bertindak) ke otaknya dan menghendaki dia agar berhenti
membaca doa sehingga dia akan menghentikan tindakan ini sepenuhnya.
Namun,
jika orang ini tetap terus bisa menyadarkan dirinya dan meneruskan doanya,
semua pengaruh (jin) ini akan berkurang dan orang itu akan merasa rileks,
jadikan amalan rutin hingga gangguan jin itu hilang sama
sekali.
ini
sekadar salah satu metode ruqyah. Rekan-rekan bisa juga menggunakan teknik dan
amalan lain yang juga dicontohkan Rasulullah :) pilihkan amalan walau sedikit
yang penting membaca/mengamalkannya secara istiqamah
Hati atau Badan Dahulu ?
Makai
jilbab, tapi kelakuan buruk, percuma ! mendingan buka itu jilbab."
terkadang ada saja yang mengatakan seperti itu, memakai jilbab tapi kelakuan
belum berubah. Itulah kenyataan hal yang sering dikatakan oleh remaja putri
belakangan ini ketika ditanya mengapa tidak mau memakai jilbab.
Berikut
beberapa faktor yang membuat alasan seperti di atas terbentuk
Kurangnya
Kesadaran
Kesadaran adalah faktor utama seseorang untuk berubah. kesadaran tidak lepas dari hidayat yang diberikan Allah kepada siapa saja yang dikehendaki. akan tetapi kesadaran tidak akan tumbuh jika tidak dimulai dari diri sendiri.
Terlena dengan kesenangan. merasa dirinya cantik dan ingin ditunjukan kepada setiap orang. sungguh bagaikan melayang diatas singgasana ketika ada yang mengatakan, "Kamu cantik."
- Menutup Badan Terlebih Dahulu Kemudian Hati
Hati sama sekali tidak akan pernah terlindungi jika badan tidak dilindungi dengan baik. bagaimana hati ingin baik jika luarnya tidak menutupi diri. dengan badan yang ditutupi maka hatipun akan mengikuti. Allah memerintahkan setiap wanita yang beriman untuk menutupi auratnya, yaitu badan. Allah berfirman :
Kesadaran adalah faktor utama seseorang untuk berubah. kesadaran tidak lepas dari hidayat yang diberikan Allah kepada siapa saja yang dikehendaki. akan tetapi kesadaran tidak akan tumbuh jika tidak dimulai dari diri sendiri.
Terlena dengan kesenangan. merasa dirinya cantik dan ingin ditunjukan kepada setiap orang. sungguh bagaikan melayang diatas singgasana ketika ada yang mengatakan, "Kamu cantik."
- Menutup Badan Terlebih Dahulu Kemudian Hati
Hati sama sekali tidak akan pernah terlindungi jika badan tidak dilindungi dengan baik. bagaimana hati ingin baik jika luarnya tidak menutupi diri. dengan badan yang ditutupi maka hatipun akan mengikuti. Allah memerintahkan setiap wanita yang beriman untuk menutupi auratnya, yaitu badan. Allah berfirman :
وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
Artinya : "Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya." (QS An-Nuur : 31)
Luruskan niat karena Allah, ikhlas dengan keputusan. berjilbab bukan untuk "nampang." jika patokan seseorang untuk beramal adalah Allah, maka tidak akan ada yang dapat menggoyahkannya walaupun badai tsunami menghantam.
10 Hal Yang Tidak Bermanfaat dan Sia – Sia
Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengatakan
bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat.
Pertama: memiliki ilmu namun tidak
diamalkan.
Kedua: beramal namun tidak ikhlash
dan tidak mengikuti tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ketiga: memiliki harta namun enggan
untuk menginfakkan. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di
dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat.
Keempat: hati yang kosong dari cinta
dan rindu pada Allah.
Kelima: badan yang lalai dari taat
dan mengabdi pada Allah.
Keenam: cinta yang di dalamnya tidak
ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya.
Ketujuh: waktu yang tidak diisi
dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah.
Kedelapan: pikiran yang selalu
berputar pada hal yang tidak bermanfaat.
Kesembilan: pekerjaan yang tidak
membuatmu semakin mengabdi pada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan
duniamu.
Kesepuluh: rasa takut dan rasa harap
pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut
tidak dapat melepaskan bahaya dan mendatangkan manfaat pada dirinya, juga tidak
dapat menghidupkan dan mematikan serta tidak dapat menghidupkan yang sudah
mati.
Itulah sepuluh hal yang melalaikan
dan sia-sia. Di antara sepuluh hal tersebut yang paling berbahaya dan merupakan
asal muasal segala macam kelalaian adalah dua hal yaitu: hati yang selalu lalai
dan waktu yang tersia-siakan.
Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang panjang angan-angan.
Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang panjang angan-angan.
Padahal segala macam kerusakan
terkumpul karena mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Sedangkan segala
macam kebaikan ada karena mengikuti al huda (petunjuk) dan selalu menyiapkan
diri untuk berjumpa dengan Rabb semesta alam.
Semoga kita selalu mendapatkan ilmu
yang bermanfaat. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan
menjadi sempurna.
Cara Mengunci Folder/File dengan Command Prompt (CMD)
Mengunci Folder atau File dengan CMD - Perintah CMD atau yang biasa dikenal command prompt yaitu system berbasis text yang sekarang kebanyakan user sudah berganti menggunakan sytem berbasis GUI. namun command prompt ini memiliki banyak sekali fungsi yang dapat digunakan diantaranya adalah sebagai pengamanan dan sembunyikan terhadap folder file.Nah kali ini saya akan berbagi informasi mengenai cara untuk mengunci file folder dengan perintah CMD yang dapat berguna untuk penjagaan data privasi anda.
Adapun effect menggunakan perintah ini :
1. Folder/file tidak dapat dibuka
2. Folder/file tidak dapat dihapus
3. Folder/file tidak dapat dipindah
4. Folder/file tidak dapat dicopy
langsung saja ini langkah-langkahnya >>
Langkah pertama jalankan Command prompt
Start-Run pada kolom ketik "cmd"
Adapun effect menggunakan perintah ini :
1. Folder/file tidak dapat dibuka
2. Folder/file tidak dapat dihapus
3. Folder/file tidak dapat dipindah
4. Folder/file tidak dapat dicopy
langsung saja ini langkah-langkahnya >>
Langkah pertama jalankan Command prompt
Start-Run pada kolom ketik "cmd"
misal data yang ingin dikunci berada pada drive D: ketikan perintah D: lalu tekan Enter
untuk melakukan kunci pengamanan gunakan perintah "cacls d:\nama folder /d everyone"
tanpa tanda petik
Lalu untuk membuka lakukan dengan perintah "cacls d:\nama folder /g everyone:f "
tanpa tanda petik
Selesai,terimakasih....selamat mencoba
Cara Memperbaiki Flasdisk Yang Tidak Bisa Diformat
Cara Memperbaiki Flashdisk yang Tidak Bisa Diformat - Flashdisk merupakan media penyimpanan yang sangat penting bagi kita yang memiliki data yang perlu disimpan, Baik itu siswa sekolah, pekerja kantor dll. Dengan adanya flashdisk ini kita dapat dengan mudah untuk melakukan transfer data karena perangkatnya sendiri yang dapat dibilang simpel untuk dibawa kemana-mana dan tidak memakan banyak tempat. Namun sering kali yang namanya flashdisk ini mengalami masalah yang tidak pernah kita duga sebelumnya, sebagai contoh adalah Flashdisk Tidak Bisa Diformat. Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan terjadinya masalah2 seprti ini, mungkin karena barang yang kita beli ini palsu atau dikarenakan terkena air hingga error, dll. Namun sobat jangan khawatir sekarang jaman modern jika kita memiliki sebuah masalah maka jangan susah memikirkannya karena semua pasti ada solusinya. Nah jika sobat memiliki masalah Flashdisk yang tidak bisa diformat, silahkan gunakan tips sederhana dari saya ini yang dijamini ampuh dan 100 % work,insyaallah.
Cara Ampuh Mengatasi Flashdisk yang Tidak Bisa Diformat
1. Siapkan flashdisk yang rusak tersebut kemudian tancapkan ke komputer
2. Klik Start kemudian pilih Menu Run atau juga bisa tekan Tombol Windows + R
3. Setelah jendela RUN terbuka silahkan ketikan "compmgmt,msc" pada kolom yang tersedia tanpa tanda petik, kemudian klik OK
4. Kemudian akan tampil sebuah jendela aplikasi compmgmt
5. Silahkan pilih storage yang berada di tengah setelah itu pilih disk management
6. Disini flashdisk yang kita tancapkan tadi akan terdeteksi seperti pada gambar berikut ini :
7. Setelah itu pilih drive flashdisk anda, sebagai contoh nama flashdisk saya adalah PENDRIVE, lalu klik kanan
8. Pilih Format
9. Kemudian cabut flashdisk anda lalu tanpcapkan kembali, dan sekarang flashdisk anda sudah kembali normal
Cara Ampuh Mengatasi Flashdisk yang Tidak Bisa Diformat
1. Siapkan flashdisk yang rusak tersebut kemudian tancapkan ke komputer
2. Klik Start kemudian pilih Menu Run atau juga bisa tekan Tombol Windows + R
3. Setelah jendela RUN terbuka silahkan ketikan "compmgmt,msc" pada kolom yang tersedia tanpa tanda petik, kemudian klik OK
4. Kemudian akan tampil sebuah jendela aplikasi compmgmt
5. Silahkan pilih storage yang berada di tengah setelah itu pilih disk management
6. Disini flashdisk yang kita tancapkan tadi akan terdeteksi seperti pada gambar berikut ini :
7. Setelah itu pilih drive flashdisk anda, sebagai contoh nama flashdisk saya adalah PENDRIVE, lalu klik kanan
8. Pilih Format
9. Kemudian cabut flashdisk anda lalu tanpcapkan kembali, dan sekarang flashdisk anda sudah kembali normal
Mendaftarkan Blog Agar Terdaftar Cepat di Google Secara Otomatis
Cara Mendaftarkan Blog Agar Terdaftar Cepat di Google Secara Otomatis.Setalah kita membuat sebuah blog, langkah yang harus kita lakukan adalah mendaftarkan blog kita ke google selaku mesin pencari terbesar saat ini. Mungkin kawan-kawan bertanya kenapa harus mendaftarkan ke google? Alasannya adalah supaya kita bisa menggunakan produk-produk yang google tawarkan kepada kita. Disamping itu, blog kita bisa langsung dikenali oleh google.
Adapun produk-produk google seperti :
1. Webmaster tool
2. Google analytics
3. Google Adsense
4. Album Picassa
dan lain-lainnya.
Biasanya nih, mendaftar blog ke google berhubungan erat dengan SEO dan SERP. (mengenai SEO dan SERP nanti kita bahas lebih lanjut). Untuk menghemat waktu sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut.
Beginilah Cara Mendaftar Blog ke Google
1. Bukalah Akun Blog anda
2. Klik http://www.google.com/webmasters/tools
4. Selesai dan blog anda sudah terfdaftar ke webmaster tools google.
Gampang bukan, lebih lanjut menggunakan fasilitas Webmaster tools akan kita bahas lagi ke depan. Yang terpenting, blog anda sudah terdaftar di webmaster tools produk google.
Rabu, 25 Maret 2015
Kedudukan Wanita Dalam Islam
Assalamualaikum Gan!!
Sebuah kisah tentang seorang Pria inggris yang menanyakan tentang kenapa wanita Islam banyak tidak bolehnya. Jawaban yang sangat luar biasa diberikan sheikh kepada orang Inggris tersebut, sekaligus menyadarkan kita, akan bagaimana sebenarnya Keduduk Wanita Dalam Islam.
Berikut Kisahnya, Kedudukan Wanita dalam Islam
Seorang pria Inggris datang ke seorang Sheikh dan bertanya:
Mengapa tidak diperbolehkan dalam Islam bagi perempuan untuk berjabat tangan dengan seorang pria?
Sheikh menjawab: Dapatkah Anda berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth?
Orang Inggris berkata: Tentu saja tidak, hanya ada orang- orang tertentu yang bisa berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth.
Sheikh menjawab: Wanita kami adalah ratu dan ratu tidak berjabat tangan dengan laki-laki asing.
Kemudian pria Inggris bertanya lagi: Mengapa gadis-gadis muslim menutupi tubuh mereka dan rambutnya?
Sang Sheikh tersenyum dan mengambil dua permen, ia membuka yang pertama dan yang lain dibiarkan terbungkus. Dia melemparkan keduanya di lantai berdebu dan bertanya pd orang Inggris itu:
Jika saya meminta Anda untuk mengambil salah satu permen,mana yang akan Anda pilih?
Orang Inggris menjawab: Tentu saja yang tertutup.
Sheikh mengatakan: Itulah cara kami melihat wanita di islam. Dengan pakaian menutupi aurat, derajat perempuan islam lebih baik daripada tidak tertutup.
end...
Super sekali KEDUDUKAN WANITA DALAM ISLAM, semoga banyak para mulsimah yang terinspirasi setelah membaca postingan singkat ini, sehingga mereka lebih mantap untuk terus mengenakan hijab, dan bagi yang belum, semoga tidak memilih menjadi permen yang terbuka, sama seperti kisah diatas.
Wassalamualaikum
Sumber: http://ruangfana.blogspot.com/2012/12/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#ixzz35plMxJcV
Kisah burung Beo Seorang Ustadz
Assalamu'alaikum ya akhi/ukhti
Kisah ini sangat bermanfaat,penuh hikmah
Alkisah di sebuah pesantren, Seorang Ustadz memiliki burung sejenis Beo yang terlatih untuk berdzikir seperti: Assalamu'alaikum, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan lainnya
Suatu hari, pintu kurungan terbuka & burung itu terbang bebas. Sontak para santri mengejar burung milik guru mereka, sementara si burung terbang tidak terkontrol dan tertabrak kendaraan yang melintas dengan kencang hingga terkapar sekarat lalu meninggal
Sang Ustadz terlihat berbeda usai burungnya mati, nampak sekali sedih hingga seminggu lamanya. Para santri yang melihatnya pun mengira Ustadz nya bersedih karena burungnya mati, mereka berkata:
"Ustadz, jika hanya burung yang membuat ustadz sedih, kami sanggup menggantinya dengan yang bisa berdzikir juga. Tak perlu ustadz bermurung hingga sedemikian lamanya!"
Sang Ustadz menjawab: "Aku bukan bersedih karena burung itu."
Para Santri: "Lantas kenapa ustadz?"
Sang Ustadz: "Kalian melihat bagaimana burung itu sekarat setelah tertabrak?"
Para Santri: "Ya, kami melihatnya."
Sang Ustadz: "Burung itu hanya bersuara KKKKAAKK, KKKKHHEEK, KKKKAAKK, KKKKHHEEK,,, padahal sudah terlatih berdzikir sedemikian rupa, namun saat merasakan PERIHNYA sakaratul maut menjemput, hanya perih yang terasa.
Lalu aku teringat diriku, yang setiap hari terbiasa berdzikir, JANGAN-JANGAN NASIBKU SAMA SEPERTI BURUNG ITU, TAK KUAT MENAHAN SAKARAT LALU BUKAN DZIKIR YANG KUUCAPKAN.
Padahal burung itu tidak diganggu setan saat sakaratul maut, sedangkan manusia diganggu setan saat sakaratul maut. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan kita mati, khusnul khotimah ataukah su'ul khotimah?"
Para Santri pun terdiam dan membenarkan Sang Ustadz, dan mereka pun ikut murung memikirkan hal yang serupa dengan Ustadz-nya.:
Lalu bagaimana keadaan kita saat menjemput sakaratul maut nanti ?
HAL-HAL YANG MEMBATALKAN SHALAT
Di antara hal-hal yang membatalkan shalat sebagaimana yang telah dijabarkan oleh para fuqaha adalah sebagai berikut :
1. Berbicara Dengan Sengaja
Berbicara dengan sengaja yang dimaksud disini bukanlah berupa bacaan bacaan dalam AlQuran, dzikir atau pun do’a. Akan tetapi merupakan pembicaraan yang sering dilakukan manusia dalam kehidupan sehari-harinya. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah saw. yang di riwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim (Muttafaqun ‘Alaih) berikut:
عن زيد بن ارقم رضي الله عنه, قال: كنا نتكلم فى الصلاة, يتكلم أحدنا اخاه فى حاجته, حنى نزل فقول الله تعالى: (حافظوا على الصلوات و الصلاة الوسطى و قوموا لله قانتين) فأمرنا نالسكوت
ِArtinya:
“Dari Zaid bin Al-Arqam ra berkata,”Dahulu kami bercakap-capak pada saat shalat. Seseorang ngobrol dengan temannya di dalam shalat. Yang lain berbicara dengan yang disampingnya. Hingga turunlah firman Allah SWT “Peliharalah semua shalat, dan shalat wusthaa . Berdirilah untuk Allah dengan khusyu”. Maka kami diperintahkan untuk diam dan dilarang berbicara dalam shalat”. (HR. Jamaah kecuali Ibnu Majah).
Perkataan yang keluar disaat shalat, baik itu satu kata ataupun hanya satu huruf akan membatalkan shalat jika dilakukan dengan sengaja. Berbeda bila seseorang melakukannya tanpa sadar alias tidak disengaja, ataupun melakukannya tanpa tahu hukumnya maka syari’ memberikan keringanan bagi orang yang melakukannya (berbicara dalam shalat), selama perkataan atau atau pun kata yang disebutkan masih dalam kategori sedikit. Dalam satu riwayat dikatakan tidak lebih dari 6 kata.
2. Makan dan Minum
Makan dan minum adalah salah satu perbuatan yang dapat membatalkan shalat. Apabila seseorang makan atau pun minum ketika melaksanakan shalat dengan sengaja, maka shalatnya batal. Hal ini disebabkan karena akan menghilangkan kemulian dalam shalat. perbuatan makan dan minum dalam shalat ini, baik sedikit ataupun banyak selama dilakukan dengan sengaja tetap akan membatalkan shalatnya.
Adapun jika perbuatan makan dan minum dalam shalat ini dilakukan tanpa disengaja, maka disyaratkan dalam hal tersebut tidak lebih dari kadar humsah الحمصة (tidak bisa dibakar ataupun di masak kembali), yaitu kadar/batasan yang menjadi kebiasaan dalam kehidupan. Maka shalatnya tidak batal. Dan apabila di dalam mulut seseorang ada sisa gula atau sesuatu yang bisa mencair atau pun meleleh ketika melaksanakan shalat, maka jika ia menelannya akan membatalkan shalatnya.
3. Banyak Gerakan dan Terus Menerus
Yang dimaksud adalah gerakan yang banyak dan berulang-ulang terus dan bukan merupakan gerakan yang terdapat dalam shalat. Mazhab Imam Syafi’i memberikan batasan sampai tiga kali gerakan berturut-turut sehingga seseorang batal dari shalatnya.
Namun bukan berarti setiap ada gerakan langsung membatalkan shalat. Sebab dahulu Rasulullah SAW pernah shalat sambil menggendong anak (cucunya).
Rasulullah SAW shalat sambil mengendong Umamah, anak perempuan dari anak perempuannya. Bila beliau SAW sujud, anak itu diletakkannya dan bila berdiri digendongnya lagi”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan beliau SAW memerintah orang yang sedang shalat untuk membunuh ular dan kalajengking (al-aswadain). Dan beliau juga pernah melepas sandalnya sambil shalat. Kesemuanya gerakan itu tidak termasuk yang membatalkan shalat.
4. Membelakangi atau Tidak Menghadap Kiblat
Bila seseorang shalat dengan membelakangi kiblat dengan sengaja, atau di dalam shalatnya melakukan gerakan hingga badannya bergeser arah hingga membelakangi kiblat , maka shalatnya itu batal dengan sendirinya.
Hal ini ditandai dengan bergesernya arah dada orang yang sedang shalat itu, menurut kalangan Ulama Syafi’iyah dan Ulama Hanafiyah. Sedangkan menurut Ulama Mazhab Malikiyah, bergesernya seseorang dari menghadap kiblat ditandai oleh posisi kakinya. Sedangkan menurut Mazhab Hanabilah, ditentukan dari seluruh tubuhnya.
Kecuali pada shalat sunnah, dimana menghadap kiblat tidak menjadi syarat shalat. Rasulullah SAW pernah melakukannya di atas kendaraan dan menghadap kemana pun kendaraannya itu mengarah.
Namun yang dilakukan hanyalah shalat sunnah, adapun shalat wajib belum pernah diriwayatkan bahwa beliau pernah melakukannya. Sehingga sebagian ulama tidak membenarkan shalat wajib di atas kendaraan yang arahnya tidak menghadap kiblat. Namun, dalam kondisi darurat, tidak menghadap kiblat dibolehkan, selama yang bersangkutan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menghadap kiblat, misal orang yang habis operasi berat dan tidak mungkin menggeser-geser tempat tidurnya atau orang yang berada dalam bus umum yang perjalanannya tidak mengarah ke arah kiblat, sementara sopirnya tidak toleran terhadap orang-orang yang mau shalat. Maka jika mungkin, di waktu takbiratul ihram, tetap menghadap kiblat, tapi jika tidak mungkin (misalnya karena menghadap kiblat berarti menghadap ke sandaran kursi), maka dibolehkan menghadap sesuai arah bus. Namun, jika bisa mengusahakan bus berhenti di waktu shalat, maka ini adalah yang terbaik.
5. Terbuka Aurat Secara Sengaja
Bila seseorang yang sedang melakukan shalat tiba-tiba terbuka auratnya secara sengaja, maka shalatnya otomatis menjadi batal. Baik dilakukan dalam waktu yang singkat ataupun terbuka dalam waktu yang lama. Namun jika auratnya terbuka tanda disengaja dan bukan dalam waktu yang lama, maksudnya hanya terbuka sekilas dan langsung ditutup lagi, para Ulama dari mazhab Syafi’iyah dan Ulama Hanabilah mengatakan tidak batal.
Namun Ulama Mazhab Malikiyah mengatakan secepat apapun ditutupnya, kalau sempat terbuka, maka shalat itu sudah batal dengan sendirinya.
Namun perlu diperhatikan bahwa yang dijadikan sandaran dalam masalah terlihat aurat dalam hal ini adalah bila dilihat dari samping, atau depan atau belakang. Bukan dilihat dari arah bawah seseorang. Sebab bisa saja bila secara sengaja diintip dari arah bawah, seseorang akan terlihat auratnya. Namun hal ini tidak berlaku.
6. Mengalami Hadats Kecil atau Besar
Bila seseorang mengalami hadats besar atau kecil, maka batal pula shalatnya. Baik terjadi tanpa sengaja atau secara sadar.
Namun harus dibedakan dengan orang yang merasa ragu-ragu dalam berhadats. Para ulama mengatakan bahwa rasa ragu tidak lah membatalkan shalat. Shalat itu baru batal apabila memang ada kepastian telah mendapat hadats.
7. Tersentuh Najis baik pada Badan, Pakaian atau Tempat Shalat
Bila seseorang yang sedang shalat terkena benda najis, maka secara langsung shalatnya menjadi batal. Namun yang dijadikan patokan adalah bila najis itu tersentuh tubuhnya atau pakaiannya dan tidak segera ditepis/tampiknya najis tersebut maka batallah shalatnya tersebut. Adapun tempat shalat itu sendiri bila mengandung najis, namun tidak sampai tersentuh langsung dengan tubuh atau pakaian, shalatnya masih sah dan bisa diteruskan.
Demikian juga bila ada najis yang keluar dari tubuhnya hingga terkena tubuhnya, seperti mulut, hidung, telinga atau lainnya, maka shalatnya batal.
Namun bila kadar najisnya hanya sekedar najis yang dimaafkan, yaitu najis-najis kecil ukuran, maka hal itu tidak membatalkan shalat.
8. Tertawa
Orang yang tertawa dalam shalatnya, batallah shalatnya itu. Maksudnya adalah tertawa yang sampai mengeluarkan suara. Adapun bila sebatas tersenyum, belumlah sampai batal shalatnya.
9. Murtad, Mati, Gila atau Hilang Akal
Orang yang sedang melakukan shalat, lalu tiba-tiba murtad, maka batal shalatnya. Demikian juga bila mengalami kematian. Dan orang yang tiba-tiba menjadi gila dan hilang akal saat sedang shalat, maka shalatnya juga batal.
10. Berubah Niat
Seseorang yang sedang shalat, lalu tiba-tiba terbetik niat untuk tidak shalat di dalam hatinya, maka saat itu juga shalatnya telah batal. Sebab niatnya telah rusak, meski dia belum melakukan hal-hal yang membatalkan shalatnya.
11. Meninggalkan Salah Satu Rukun Shalat dengan sengaja
Apabila ada salah satu rukun shalat yang tidak dikerjakan dengan sengaja, maka shalat itu menjadi batal dengan sendirinya. Misalnya, seseorang tidak membaca surat Al-Fatihah lalu langsung ruku’, maka shalatnya menjadi batal. Namun jika lupa, dan ingat selama masih dalam shalat maka dia harus melakukan sujud syahwi sebelum salam, jika lupa pula untuk sujud syahwi, maka bisa dilakukan setelah salam.
Kecuali dalam kasus shalat berjamaah dimana memang sudah ditentukan bahwa imam menanggung bacaan fatihah makmum, sehingga seorang yang tertinggal takbiratul ihram dan mendapati imam sudah pada posisi rukuk, dibolehkan langsung ikut ruku’ bersama imam dan telah mendapatkan satu rakaat.
Demikian pula dalam shalat jahriyah (suara imam dikeraskan), dengan pendapat yang mengataka bahwa bacaan Al-Fatihah imam telah menjadi pengganti bacaan Al-Fatihah buat makmum, maka bila makmum tidak membacanya, tidak membatalkan shalat.
12. Mendahului Imam dalam Shalat Jama’ah
Bila seorang makmum melakukan gerakan mendahului gerakan imam, seperti bangun dari sujud lebih dulu dari imam, maka batal-lah shalatnya. Namun bila hal itu terjadi tanpa sengaja, maka tidak termasuk yang membatalkan shalat.
AS-Syafi’iyah mengatakan bahwa batasan batalnya shalat adalah bila mendahului imam sampai dua gerakan yang merupakan rukun dalam shalat. Hal yang sama juga berlaku bila tertinggal dua rukun dari gerakan imam.
13. Terdapatnya Air bagi Orang yang Shalatnya dengan Tayammum
Seseorang yang bertayammum sebelum shalat, lalu ketika shalat tiba-tiba terdapat air yang bisa dijangkaunya dan cukup untuk digunakan berwudhu’, maka shalatnya batal. Dia harus berwudhu’ saat itu dan mengulangi lagi shalatnya.
14. Berubah Niat
Niat adalah salah satu rukun dalam shalat, jika rukun tersebut tidak terpenuhi maka tidak sah shalatnya tersebut. Seseorang yang sedang melaksanakan shalat, kemudian dia berniat keluar dari shalatnya tersebut, atau ada sesuatu kejadian yang membuat (mushalli) keluar dari shalatnya, maka shalatnya tersebut akan menjadi batal dengan berubah niatnya tersebut, karena shalat harus dimulai dengan niat yang pasti.
15. Mengucapkan Salam Secara Sengaja
Bila seseorang mengucapkan salam secara sengaja dan sadar, maka shalatnya batal. Dasarnya adalah hadits Nabi SAW yang menyatakan bahwa salam adalah hal yang mengakhiri shalat. Kecuali lafadz salam di dalam bacaan shalat, seperti dalam bacaa tahiyat.
Wallahu subhânahu wa ta’âlâ a’lam.
Cara Membuat Read More Otomatis di Blog
Bagaimana Cara membuat
Read More otomatis di blogspot?
Cara membuat read more otomatis di blogspot sangat mudah. Sebelum melangkah ke cara
membuat read more otomatis di blogspot lebih baik kita tahu apa
itu read more? dan apa fungsi read more? Read
more dalam bahasa indonesia yaitu " Baca
Selengkapnya " dan fungsi read more itu sendiri adalah meminimalis
penggunaan halaman blog agar terlihat lebih rapi dan menarik. Read more otomatis ini
akan memotong tampilan depan artikel yang panjang dan anda bisa menentukan
berapa banyak huruf yang akan ditampilkan di halaman depan, begitu pengunjung
membuka Read more atau baca selengkapnya barulah pengunjung bisa membaca
artikel penuh blog anda. Sekarang lanjut ke langkahcara membuat read more
otomatis di blogspot.
Berikut adalah Langkah-langkah membuat Read More Otomatis di Blogspot
·
Login ke Blog anda
·
Buka halaman design > Edit
HTML >
·
Cari kode </head> gunakan CTRL + F untuk mempermudah pencarian
·
Paste kode berikut tepat dibawah </head>
<script type='text/javascript'> var thumbnail_mode =
"no-float" ; summary_noimg =430;
summary_img = 340; img_thumb_height = 100; img_thumb_width = 120; </script> <script
src='http://script-bamz-us.googlecode.com/files/read-moreotomatis.js'
type='text/javascript'/>
·
Selanjutnya cari kode <data:post.body/> atau <p><data:post.body/></p> ( seperti biasan gunakan CTRL + F untuk mempermudah
pencarian. Jika ditemukan 2 kode yang sama, gunakan atau ganti yang pertama.
·
Jika sudah ketemu silahkan anda ganti kode tersebut dengan kode
dibawah ini
<b:if cond='data:blog.pageType !=
"item"'>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");
</script>
<span class='rmlink' style='float:right;padding-top:20px;'>
<a expr:href='data:post.url'><img src="http://lh3.ggpht.com/_kTaFrEr_318/SkKGIoU-oPI/AAAAAAAAA9g/5A_nTHvFgiI/readmore_thumb%5B2%5D.gif"></img></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'><data:post.body/></b:if>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");
</script>
<span class='rmlink' style='float:right;padding-top:20px;'>
<a expr:href='data:post.url'><img src="http://lh3.ggpht.com/_kTaFrEr_318/SkKGIoU-oPI/AAAAAAAAA9g/5A_nTHvFgiI/readmore_thumb%5B2%5D.gif"></img></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'><data:post.body/></b:if>
·
Finish simpan template dan lihat hasilnya
Cara membuat Read More
otomatis di Blogspot ini bisa anda rubah sebagian. Yang bisa dirubah adalah
berwarna merah saja dan berikut ini adalah keterangannya :
1.
summary_noimg = 430; apabila artikel anda tanpa gambar satupun maka yang akan
tampil pada halaman depan adalah 430 huruf
2.
summary_img = 340;
apabila artikel anda berisi gambar maka yang akan tampil pada halaman depan
adalah 340 huruf dan gambar
3.
img_thumb_height = 100; ini adalah ukuran tinggi gambar / thumbnail yang akan muncul
di halaman depan
4.
img_thumb_width = 120; sedangkan yang ini adalah lebar gambar / thumbnail di halaman
depan.
5.
Anda juga bisa mengubah Icon
read more http://lh3.ggpht.com/_kTaFrEr_318/SkKGIoU-oPI/AAAAAAAAA9g/5A_nTHvFgiI/readmore_thumb%5B2%5D.gif silahkan diganti URL icon yang anda inginkan. Atau anda ingin
mengubah Icon
Read more tersebut
menjadi tulisan saja misalnya " >>
Read more ",
maka anda tinggal menghapus / mengganti kode <img
src="http://lh3.ggpht.com/_kTaFrEr_318/SkKGIoU-oPI/AAAAAAAAA9g/5A_nTHvFgiI/readmore_thumb%5B2%5D.gif"></img> menjadi tulisan >>
Read More atau Baca selengkapnya dll.
Semoga artikel cara membuat read more otomatis di blog ini bermanfaat. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Langganan:
Komentar (Atom)






